Ada kejadian kemarin yang membuat gue ingat salah satu pengalaman gue sendiri. Sebenarnya, kejadian itu yang dialami oleh teman serumah gue hampir persis dengan pengalaman gue.
Tahun 2004 - Gue kelas 3 SMA dan lagi siap-siap berangkat ke sekolah pagi-pagi. Sekolah mulai jam 8.30am, dan tentu gue baru bangun jam 8, jadi ada kemungkinan besar pagi itu gue berlari ke mana-mana mencari buku, sepatu, kemeja, kolor atau apa.
Kebetulan, malam itu ada acara bagi anak-anak kelas sejarah. Waktu itu kami lagi belajar tentang revolusi di Russia dan guru kami suruh kami nonton film tentang kejadian-kejadian dari tahun 1917 itu. Dia ngga ngomong banyak soal filmnya, kecuali panjang filmnya sekitar 3 jam dan kami akan mulai menonton SESUDAH SEKOLAH KELUAR. Oh great - selain dari menjalani kelas sejarah pagi-pagi selama dua jam, gue mau disiksa dengan hukum 3 jam tambahan bersama guru sejarah. Sumpah orang itu segila pocong berkain warna pink. (Ngga apa-apa kalau ngga mengerti kalimat itu soal pocong - gue juga bingung maksudnya apa = P )
Gue orang yang doyan ngemil dan minum soft drink. Dengan fakta itu di pikiran gue, sebelum berangkat sekolah (nyokap gue udah duduk di mobil dan iseng klakson2in gue biar cepat berangkat) gue lari ke kulkas, mengisi sebuah tas dengan beberapa kaleng soft drink, snack dll. Berangkaaat!
Kita lanjut ke jam 3.30pm - gue udah nyampe di ruang kelas sejarah dan mencari tempat duduk persis di depan TV. Mantab. Teman-teman gue pada membuka tasnya untuk mengeluarkan snak-snak dan minumannya. Gue mulai dengan ambil beberapa kueh buatan nyokap gue. Enak men. Hmm... ternyata gue haus.
Gue ambil satu kaleng dari tas gue. Hmm... tadinya gue ambil sekalang soft drink yang bernama "Solo" - minuman rasa lemon kesukaan lelaki sejati. Tapi kaleng Solo kan kuning... kaleng ini kok merah? Oh shit! Yang gue ambil bukan Solo, tapi West End Draught! (Beer kesukaan orang kasar sejati - pantes ada di kulkas bokap gue!) Waktu itu lampu di kulkas lagi rusak - dan kebetulan Solo dan West End Draught itu memakai jenis kaleng yang sama - bentuknya 100% sama. Gue kan ambil tanpa melihat dan langsung berangkat.
Gue minta permisi dari guru gue untuk keluar dan mencari minuman di luar. Dia nanya ke gue "Lho... tadinya kamu bilang sudah membawa minuman." Gue jawab "Iya, Pak. Tapi saya salah ambil - saya kira Solo tapi malah ambil West End."
Dia kaget... "West End? Kamu membawa bir ke sekolah?! Mana? MANA?" (Gue kira gue bakal dimarahin karena udah bawa bir ke sekolah) Gue oper sekaleng bir ke si Pak Guru. Dia menangkapnya... Dia memandanginya sebentar dan gue yakin dia bakal melemparkannya ke dalam tong sampah... Tapi dia malah duduk kembali, membuka kalengnya dan mulai minum. Lalu dia melihat ke gue dan ngomong "Ahhhhh... Akhirnya bisa santai juga nih. Hari ini ribet banget... Cheers!"
Kampret.
Simple story..
1 day ago





